SKh/SLB Sang Timur Karang Tengah

SKh/SLB Sang Timur Karang Tengah

Terwujudnya Peserta Didik yang Beriman, Penuh Kasih, Mandiri, Berkarakter, dan Cinta Lingkungan
Sekolah Khusus Hambatan Intelektual C/C1 dan Autis Ringan
BERITA

Peringati Down Syndrome, Bogasari Latih Anak Berkebutuhan Khusus Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peringati Down Syndrome, Bogasari Latih Anak Berkebutuhan Khusus", Klik untuk bac

02/Apr/2022
Peringati Down Syndrome, Bogasari Latih Anak Berkebutuhan Khusus  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peringati Down Syndrome, Bogasari Latih Anak Berkebutuhan Khusus", Klik untuk bac
Bogasari menggelar Kelas Pelatihan Baking bersama Siswa SMA, SMP dan SD dari Sekolah Kebutuhan Khusus (SKH) Sang Timur, Karang Tengah, Tangerang.
Bogasari menggelar Kelas Pelatihan Baking bersama Siswa SMA, SMP dan SD dari Sekolah Kebutuhan Khusus (SKH) Sang Timur, Karang Tengah, Tangerang, bertepatan pada peringatan Hari Down yndrome Sedunia atau atau World Down Syndrome Day (WDSD) yang ke-11, Senin (21/3/2022). Bogasari memberikan pelatihan kue kering karena para siswa berkebutuhan khusus di Sang Timur sudah terbiasa dengan praktik tata boga, khususnya siswa SMA dan SMP. Pelatihan ini diikuti siswa SMA , SMP dan sebagian siswa kelas 5 dan 6 SD.
“Melalui kelas pelatihan kue kering “Puppy Cookies” ini, Bogasari ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para siswa SKH, khususnya down syndrome karena mereka berhak mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama dengan siswa normal lainnya. Termasuk dalam hal entrepreneurship atau kewirausahaan,” ujar Vice President Human Resources PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Anwar Agus dalam siaran pers dikutip Kompas.com, Selasa (22/3/2022). Dengan adanya materi pelatihan ini Anwar berharap, kemampuan para siswa makin bertambah, bahkan jiwa kewirausahaan makin terasah. Pelatihan yang berlangsung selama 3 jam ini dipandu 2 baker ahli dari Bogasari Baking Center (BBC). Dalam pelatihan ini, setiap anak mendapatkan kesempatan praktik langsung, tidak hanya mendengar dan melihat. Anwar juga menuturkan, pilihan membuat kue kering “Puppy Cookies” adalah menyesuaikan dengan momen Ramadhan yang tinggal menghitung hari sehingga para siswa punya peluang untuk menjadikannya sebagai produk jualan. “Alasan lain, produk ini gampang dibuat dan bentuknya lucu sehingga bisa memberikan kesan gembira di momen spesial peringatan Hari Down Syndrome sedunia,” kata Anwar. Sementara itu, Kepala Sekolah SKH Sang Timur, Suster Rachel Maria Pij mengatakan, hasil mata pelajaran praktik tata boga para siswa, kerapkali ada yang dijual namun masih sebatas di lingkungan sekolah. “Karena itu kami berharap, dengan adanya pelatihan dari Bogasari di hari peringatan Down Syndrome ini tidak hanya menambah pengetahuan, tapi juga menumbuhkembangkan rasa percaya diri anak-anak kami yang berkebutuhan khusus. Ini bekal yang sangat baik, tidak hanya saat di sekolah tapi ketika lulus SMA nanti karena pastinya tidak mudah bagi siswa SKH Sang Timur untuk bekerja di kantoran atau melanjutkan perkuliahan,” ucap Suster Rachel Maria Kepala Sekolah SKH Sang Timur.
By. Kompas.com
 kembali